Bantah Keterangan Saksi, Pembelaan Rafael Alun Langsung Diselak Majelis Hakim: Nanti, Ada Waktunya

WARTAKOTALIVE.COM, – Eks Pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo bantah keterangan saksi terkait kehadiran ia dan istrinya Ernie Mieke Torondek dalam rapat pemegang saham PT Artha Mega Ekadhana (PT ARME).

Menururnya, dirinya tak pernah mengajak sang istri untuk ikut rapat bersamanya.

Akan tetapi, belum selesai Rafael menyampaikan keterangannya, Hakim Ketua Suparman Nyompa menyelaknya.

Semua itu bermula ketika proses pemeriksaan saksi telah selesai.

Kemudian, Hakim Suparman mengizinkan Rafael untuk memberikan tanggapan atau bantahan terkait keterangan yang disampaikan oleh sasi.

Adapun kedua saksi tersebut, di antaranya Bachri Marzuki selaku wajib pajak PT Airfast Indonesia dan Ary Fadilah sebagai wajib pajak dari PT Artha Mega Ekhadana (ARME).

“Mohon izin Yang Mulia, saya sudah mendengarkan apa yang disampaikan saksi, semuanya benar,” kata Rafael menjeda kalimatnya terlebih dahulu, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/9/2023).

“Namun perlu saya tegaskan di sini bahwa yang tadi disampaikan saksi bapak Ary Fadilah mengenai komisaris de jure istri saya dan de facto itu saya, itu memang benar dan saya tidak pernah mengajak istri saya ikut rapat,” imbuhnya.

Kalimat tersebut terputus oleh Hakim Suparman yang mengatakan bahwa Rafael bakal diberikan waktu tersendiri untuk memberikan penjelasan terkait bantahannya itu.

“Nanti, nanti. Nanti keterangan terdakwa ya, ada waktunya,” kata Hakim.

Diketahui, Rafael disangkakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima gratifikasi senilai Rp 16,6 miliar.

Selain itu, KPK juga meyakini jika ayah tersangka penganiayaan David Ozora itu melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sejak 2011-2023, dengan total mencapai Rp 26 miliar, 2 juta dolar Singapura (sekitar Rp 22 miliar), serta 937 ribu dolar AS (sekitar Rp 14,3 miliar).

Baca Juga  Hadiri Haul Habib Ali Para Habib dan Kiai Minta AMIN Istiqomah Perjuangkan Perubahan

Untuk informasi, Rafael ditahan KPK sejak 3 April 2023 dan ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Mei 2023.

Di mana, kasus dugaan korupsi itu mencuat usai publik geram akan perbuatan anaknya yakni Mario Dandy yang telah menganiaya putra pengurus GP Ansor, David Ozora.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *