Cerita Saldi Isra, 7 Hakim Awalnya Menolak jadi Ketua MK, Hingga Suhartoyo Gantikan Anwar Usman

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta – Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Saldi Isra menceritakan tentang proses saat pemilihan ketua MK yang baru untuk menggantikan Anwar Usman.

Saldi yang menjadi pimpinan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) menceritakan saat pemilihan Ketua MK sebenarnya ada dua nama yang muncul karena dipilih para hakim konstitusi yaitu namanya dan Suhartoyo.

Saldi saat mengumumkan hasil RPH di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2023).

“Akhirnya, pertemuan tadi memunculkan dua nama. Satu, karena yang lain menyatakan tidak bersedia jadi ketua, sehingga memunculkan 2 nama. Nama yang muncul adalah, secara berurutan Saldi Isra, kemudian satu nama lagi adalah Bapak Dr Suhartoyo,” jelas Saldi.

Menurut Saldi, tujuh hakim itu tak bersedia karena beberapa alasan, seperti Arief Hidayat yang hampir terpilih jadi Ketua MK pada Maret 2023 lalu disebut ingin memilih mengambil peran lain.

Kemudian, hakim lain seperti Manahan Sitompul dan Wahiduddin Adams akan segera pensiun.

Sedangkan Anwar Usman sudah tak bisa lagi mencalonkan dan dicalonkan sebagai pimpinan setelah terbukti melanggar etik berat pasca putusannya soal batas usia Capres dan Cawapres.

Selanjutnya dari hasil kesepakatan bersama maka Suhartoyo dipilih menjadi Ketua MK.

Kesepakatan tersebut pun disetujui oleh seluruh hakim konstitusi lainnya.

“Dengan dorongan ada semangat untuk memperbaiki MK setelah beberapa kejadian terakhir, akhirnya kami berdua sampai pada putusan bahwa yang disepakati dari hasil kami berdua tadi adalah untuk menjadi Ketua MK ke depan adalah Bapak Dr Suhartoyo, dan saya tetap menjalankan tugas sebagai wakil ketua,” kata dia.

“Hakim bertujuh di luar kami berdua menerima hasil itu sebagai kesepakatan bersama. Itu wujud musyawarah mufakat kami yang dilakukan di ruang RPH di lantai 16 pagi tadi,” jelas Saldi lagi.

Baca Juga  Ada 29 Tentara Israel Tewas, 20 Diantaranya Disebabkan Terkena Tembakan dari Rekan Sendiri

Kemudian pada hari Kamis (9/11) sembilan hakim konstitusi melakukan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) secara tertutup sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

Hasil RPH tersebut memutuskan Suhartoyo menjadi Ketua MK sementara jabatan Wakil Ketua MK tetap dipegang oleh Saldi Isra.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *