Fahri Hamzah Ngaku 15 Tahun Diintai KPK karena Terlalu Keras, Novel Baswedan: Masih Saja Berbohong

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Sosok Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah kembali mengejutkan publik.

Setelah videonya viral soal pasangan Capres-Cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar akan jadi tersangka pasca Pilpres 2024, pernyataan Fahri Hamzah kembali disoroti.

Kali ini, Fahri Hamzah lewat status twitternya @Fahrihamzah pada Rabu (31/1/2024) mengaku telah diintai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dirinya mengaku menjadi target KPK selama 15 tahun selama dirinya menjabat sebagai Anggota DPR RI, tepatnya sejak 2004 hingga 2019.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu berpendapat alasan KPK mengintainya karena dirinya sangat keras mengkritisi KPK.

Diketahui, dirinya menjadi salah satu orang yang mengusulkan pembubaran KPK.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan fraksi dengan Polri, Kejaksaan Agung dan KPK pada 3 Oktober 2011.

“Kalau nyerang pribadi saya, hampir 15 tahun @KPK_RI mengintai saya sebagai pejabat negara yg terlalu keras kepada KPK,” tulis Fahri Hamzah.

“Alhamdulillah, sy tidak pernah kendor. Sampai sekarang. Tapi capres ada yg hampir jadi tersangka. Doakan saya, sy tidak main2 dengan jabatan saya,” tambahnya.

Postingan Fahri Hamzah disambut ramai masyarakat.

Beragam pendapat dituliskan dalam kolom komentar postingannya. 

Tak terkecuali mantan Penyidik KPK, Novel Baswedan.

Novel menyebut Fahri Hamzah telah berbohong kepada masyarakat.

sebab selama dirinya mengabdi di KPK sejak tahun 2007 hingga 2021, KPK tidak pernah membidik seseorang untuk ditangkap.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Gembong Warsono Sempat Potong Rambut, Kerokan Sama Istri Hingga Kejang-Kejang Sebelum Wafat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *