Kawal Pembahasan RUU DKJ, NasDem Bersyukur Wacana Gubernur Ditunjuk Presiden Ditolak

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Partai NasDem DKI Jakarta berjanji akan mengawal proses pembahasan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ).

Mereka akan menggunakan kekuatan kader partai yang berada di Parlemen Senayan, Jakarta Pusat untuk memperhatikan detail rancangan regulasi tersebut.

Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino mengatakan, pembahasan RUU DKJ antara eksekutif dan legislatif di tingkat nasional masih berjalan di depan mata.

NasDem memiliki pimpinan di DPR RI, sehingga masukan dari masyarakat Jakarta akan disampaikan DPW NasDem kepada koleganya di Senayan.

“Jadi ada hal yang menjadi catatan kami di Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta terkait nanti adanya pemilihan yang akan ditunjuk oleh Presiden, itu kan sudah tidak lagi menjadi wacana ya, kemarin sempat ramai ya,” kata Wibi di Tower NasDem di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2024) malam.

Saat itu tiga Sekretaris Jenderal dari tiga partai Koalisi Perubahan bertemu untuk bersilaturahmi sambil berbuka puasa.

Mereka yang datang adalah Sekjen NasDem Hermawi Taslim, Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi dan Sekjen PKB Hasanuddin Wahid.

Baca juga: Sekjen Nasdem, PKB, dan PKS Bertemu Bahas Calon Gubernur DKI yang Akan Diusung di Pilkada

Selain itu, para pengurus di tingkat DKI Jakarta dari koalisi itu juga turut hadir. Mulai dari Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin dan Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino.

Wibi bersyukur, usulan soal Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta dari Bamus Suku Betawi 1982 akhirnya dibatalkan.

Artinya, kepala dan wakil kepala daerah di Jakarta akan tetap dipilih lewat pemilihan umum.

“Akhirnya Pemilu tetap ada di DKI Jakarta, komitmen dari seluruh partai bahkan dari Presiden Jokowi juga menyatakan seperti itu,” ungkap anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini.

Baca Juga  Ketua Komisi D DPRD DKI Perjuangkan Keadilan Pembangunan di RW 08 Sunter Jaya

Selain itu, Wibi juga menaruh perhatian besar terhadap adanya Dewan Kawasan Aglomerasi yang diwacanakan bakal dipimpin oleh Wakil Presiden RI.

Dia meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk memperhatikan detail dan konsep dari adanya Dewan Kawasan Aglomerasi tersebut.

“Tetapi akhirnya berubah lagi menjadi Presiden terpilih yang akan nanti mengokrestasi dan menunjuk siapa nanti mengurus tentang aglomerasi di daerah Jakarta dan sekitar,” ucapnya.

Baca juga: NasDem Dapat Jatah Kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, WIBI Ungkap Sosok Pilihan Surya Paloh



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *