Mundur dari Komut Pertamina untuk Kampanye Ganjar-Mahfud, Ahok: Saya Taat Konstitusi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadir Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024).

Pada kesempatan tersebut, Ahok yang mengenakan jas hitam, datang berbarengan dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Ahok mengungkapkan bahwa dirinya sudah resmi mundur sebagai Komisaris Utama Pertamina dan dirinya tidak pernah menyesali keputusan tersebut. 

Menurut Ahok, sebenarnya ia sudah sejak lama ingin mundur. Namun Ahok harus menunggu RUPS karena ia ingin memastikan Pertamina bekerja sesuai aturan.

Misalnya, ia ingin memastikan bahwa rencana kerja perusahaan dan KPI sudah di RUPS-kan. Ia juga memastikan Pertamina menghemat minimal 45 persen dari pengadaan barang terlaksana.

Baca juga: Purbiyono Percaya Ganjar-Mahfud Miliki Sabdo Pandito Ratu sebagai Pemimpin Negara Jujur dan Adil

“Makanya harus saya pastikan dulu di RUPS. Dan saya juga ingin ada Direktur Risiko di Pertamina. Kemarin sudah dilantik, makanya saya berani melepas,” tegasnya.

Usai mundur, Ahok mengatakan akan fokus kampanye untuk Ganjar di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Ia akan total bergerak memenangkan Ganjar Mahfud di sisa hari menuju pencoblosan 14 Februari nanti.

Sebab, jika tidak mundur ia tak bisa ikut kampanye. Konstitusi menegaskan, semua pejabat BUMN wajib mundur jika mendukung pasangan calon tertentu dan ikut kampanye.

“Kita selalu diajari untuk taat konstitusi. Konstitusi mengatur siapapun yang ikut kampanye dan dia anggota BUMN wajib mundur. Saya taat pada konstitusi, saya memutuskan keluar untuk memperjuangkan Mas Ganjar,” terangnya.

Baca juga: Ahok Fokus Kampanyekan Ganjar-Mahfud di Jakarta, Ganjar: Ahokersnya Banyak

Ahok menegaskan, Ganjar Pranowo adalah calon presiden yang paling pantas menjadi presiden 2024. Untuk itu, Ahok memilih mundur agar bisa ikut memperjuangkan Ganjar.

Baca Juga  SMP Negeri di Jakarta dengan Akreditasi A di 5 Wilayah Sebagai Panduan PPDB DKI 2024

“Iya, saya kira ini kesempatan saya seumur hidup ya. Bahwa kalau kita tidak memperjuangkan Mas Ganjar, kita akan menyesal seumur hidup nanti,” ucap Ahok.

Disinggung apakah pejabat lain yang ikut kampanye juga harus mundur, Ahok mengatakan semua harus taat konstitusi.

Namun ia enggan berkomentar terkait menteri dan kepala daerah yang saat ini ikut kontestasi pada Pilpres 2024, apakah sebaiknya mundur atau tidak.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *