Pakar Sebut Kecelakaan Bus Rosalia yang Tewaskan 7 Orang karena Sopir Kurang Istirahat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Bus Rosalia Indah dari Bekasi menuju Jawa Timur mengalami kecelakan tunggal di ruas tol Semarang-Batang KM 370, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa tengah pada Kamis (11/4/2024) sekira pukul 06.35.

Akibat kejadian ini, tujuh penumpang dinyatakan meninggal dunia. Dua di antaranya adalah anak-anak.

Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Ki Darmaningtyas yang dikenal sebagai pakar Transportasi mengatakan, penyebab kecelakaan ini diperkirakan pengemudi mengantuk.

Bus yang membawa penumpang dari Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat menuju Jawa Timur ini katanya sempat diganti di KM 227 pada pukul 01.31.

“Kalau pukul 01.30-an tiba di KM 227, kemungkinan bus ini berangkat dari Bekasi sekitar pukul 19.00 atau 20.00-an. Bila dilihat dari waktu terjadinya kecelakaan pada terjadi pada pagi hari, amat kuat dugaan kalau pengemudi travel maupun Bus Rosalia Indah kurang tidur,” kata Darmaningtyas pada Kamis (11/4/2024).

Menurutnya, pengemudi travel itu amat mungkin malamnya masih membawa kendaraannya masuk Jakarta.

Baca juga: Seluruh Korban Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Km 370 A Tol Batang–Semarang Dijamin Jasa Raharja

Tiba di Jakarta saat Kamis (11/4/2024) subuh, setelah itu istirahat sejenak dan dia langsung kembali dengan membawa penumpang.

“Demikian pula pengemudi Bus Rosalia sangat mungkin pagi berangkat menuju Jakarta, lalu istirahat sebentar terus kembali ke arah timur. Baik pengemudi travel maupun bus istirahatnya hanya sementara saja dan itu pun tidak nyaman, karena mungkin kalau pengemudi bus istirahatnya di bagasi bus,” ungkapnya.

“Sementara pengemudi travel mungkin istirahatnya di kursi agen travel saja. Jadi keduanya memang beristirahat, tapi istirahatnya ala kadarnya sehingga ketika harus jalan lagi, sebetulnya badan mereka tidak fit betul,” lanjutnya.

Darmaningtyas mengatakan, kasus kecelakaan ada angkutan umum lebaran kali ini cukup memilukan karena terdapat korban tewas.

Baca Juga  Alex Tirta Mengaku Firli Bahuri Hanya Beri Salam Saat Sama-sama Diperiksa di Bareskrim Polri

Pada Senin (8/4/2024) lalu, 12 orang meninggal dunia saat mobil Daihatsu Gran Max yang ditumpangi terbakar usai menabrak bus Primajasa di tol Jakarta Cikampek (Japek) KM 58, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Video 19 Detiknya Viral, Begini Klarifikasi Rosalia, Karyawati Bank yang Joget dengan Pakaian Dalam

“Senin pagi itu saya dan tim Majalah Melintas menyusuri jalan tol Transjawa dari Jakarta sampai Cirebon. Sampai di KM 58 melihat ramai-ramai dan dua mobil pemadam kebakaran tersedia di sana,” ungkapnya.

Dia menduga ada kecelakaan dan sempat terheran ada dua mobil pemadam kebakaran di lokasi. Setelah mencari informasi melalui media online, rupanya terdapat kecelakaan yang berdampak pada terbakarnya dua unit mobil akibat kecelakaan, dan penumpang Grand Max tewas.

“Tragedi yang memilukan dan membawa korban jiwa meninggal sampai 19 orang dalam waktu empat hari (tanggal 8 dan 11 April) semuanya terjadi pada atau melibatkan angkutan umum,” pungkas Darmaningtyas.(faf) 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google NEWS

 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *