VIDEO Memanas! Tiga Mahasiswa Terobos Barier Beton Ditangkap, Diinjak-injak dan Dipukuli Polisi

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR – Tiga Mahasiswa BEM SI yang menerobos barier beton di patung kuda di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat ditangkap aparat kepolisian, Jumat (20/10/2023).

Mereka merusak kawat berduri dan berusaha masuk ke barisan aparat kepolisian.

Ketiga mahasiswa ini akhirnya menjadi bulan-bulanan aparat kepolisian yang kesal karena tidak dengarkan imbauan.

“Anggota segera tangkap itu yang masuk, segera tangkap,” teriak Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro Jumat.

Dua mahasiswa dikerumuni polisi perpangkat Brigadir Dua hingga perwira dan satu orang lainnya dipiting batang lehernya.

Mahaswa kemudian berusaha bernegosiasi agar temannya dibebaskan atau dikeluarkan dari mobil tahanan.

“Perwakilan lima orang boleh masuk,” tutur Kombes Susatyo.

Setelah negosiasi, mahasiswa meminta agar temannya dibebaskan dalam waktu 20 menit.

Baca juga: Gibran Mendadak Terbang ke Jakarta Sore Ini, Diduga Besok Akan Diumumkan Jadi Cawapres Prabowo

Sebab, mereka tidak akan pulang dan tetap berusaha membawa kembali temannya yang telah babak belur dipukuli.

“Pak Mugi (anggota Polisi) saya minta 20 menit teman saya dibebaskan,” pintanya.

Sebelumnya, Sejumlah mahasiswa di Depan Gedung Kementerian PPPA, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat mulai lakukan bakar-bakar ban mobil saat penyampaian aspirasi, Jumat (20/10/2023).

Selain membakar ban, mahasiswa juga merusak barrier beton yang telah dipasang oleh aparat kepolian.

Baca juga: VIDEO Ratusan Mahasiswa Kepung Istana Negara dan Sebut Jokowi Penghianat

Bahkan dua ban yang dibakar dilemparkan ke arah aparat kepolisian yang berada di deoan barier beton.

Hal ini membuat Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memberi imbauan.

Dari atas mobil pengeras suara, ia meminta kepada mahasiswa untuk tertib menyampaikan aspirasi di Patung Kuda dan tidak merusak barier beton.

Baca Juga  700 Ribu Pemudik Tinggalkan Jawa Melalui Pelabuhan Merak dan Ciwandan Saat Arus Mudik Lebaran 2024

“Saya imbau kepada massa aksi yang tidak pakai almamater agar memisahkan diri,” ujarnya lokasi, Jumat. (m26)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *