4 Tips Aman Berbagi Foto Liburan

TEMPO.CO, Jakarta – Wisatawan diperingatkan untuk tidak memposting foto-foto liburan mereka ke media sosial saat bepergian. Selain itu juga diimbau untuk menghindari mengunggah foto-foto boarding pass. Pakar keamanan siber membagikan alasannya dan tips aman membagikan foto liburan.

Menurut pakar keamanan siber di NordVPN, foto liburan dapat menunjukkan bahwa ada rumah kosong yang bisa menjadi target kejahatan. Sementara boarding pass berisi informasi pribadi yang dapat membantu peretas merusak liburan Anda. 

“Bahkan jika hanya barcode tiket penerbangan yang terlihat di gambar, peretas dapat memindainya dan menemukan informasi seperti nama lengkap pelancong, nomor reservasi… dan terkadang bahkan informasi kontak,” kata Adrianus Warmenhoven dari NordVPN.

Dia menjelaskan bahwa setelah memindai barcode, peretas dapat menggunakan data tersebut untuk mencuri uang dari kartu pembayaran, masuk ke akun maskapai penerbangan penumpang, mencuri poin jarak tempuh mereka, mengubah detail untuk penerbangan yang akan datang – atau membatalkannya – dan bahkan mencuri identitas mereka.

Adrianus Warmenhoven mengatakan bahwa seorang peretas mungkin menelepon seorang wisatawan selama perjalanan mereka dengan berpura-pura menjadi perwakilan maskapai penerbangan dan meminta detail kartu kredit untuk mengonfirmasi penerbangan kembali.

Selain itu, penjahat dunia maya dapat mengumpulkan lebih banyak informasi tentang korban mereka di media sosial dan kemudian mencoba menelepon mengelabui agen perjalanan atau perusahaan penerbangan yang paling aman sekalipun untuk membagikan informasi pelanggan mereka.

“Setelah mengumpulkan sejumlah besar data tentang korban mereka, penjahat dapat melanjutkan untuk menjualnya di web gelap atau bahkan lebih buruk lagi, mencuri identitas korban, memungkinkan peretas untuk melakukan penipuan seperti membuka rekening kartu kredit atau melakukan pembelian yang tidak sah,” tambah Adrianus.

Baca Juga  Memanfaatkan Google Drive Dalam Digital Marketing Terkini

Tips membagikan foto liburan

Berikut ini Adrianus Warmenhoven membagikan cara aman berbagi foto liburan 

1. Selalu posting foto setelah Anda kembali dari liburan

Lebih baik tunda memposting foto atau informasi yang menunjukkan Anda sedang berlibur saat Anda pergi. Jangan biarkan pengikut Anda tahu rumah Anda kosong.

Iklan

2. Pastikan pengaturan akun Anda private.

Salah satu informasi terpenting yang harus diketahui sebelum Anda memposting sesuatu secara online adalah dengan siapa Anda berbagi informasi. Pastikan pengaturan akun Anda disetel ke pribadi dan kiriman Anda hanya dapat dilihat oleh teman Anda, bukan semua orang di internet.

3. Jangan pernah membagikan informasi pribadi di media sosial.

Hapus detail pribadi, seperti alamat rumah dan nomor telepon, dari halaman profil Anda karena di sana, informasi tersebut mudah diakses. Jangan membuat pembaruan status yang membagikan lokasi Anda. Dan jangan pernah memposting foto paspor, tiket pesawat, atau dokumen lainnya.

4. Hati-hati dengan Wi-Fi publik gratis.

Jika Anda akhirnya memutuskan untuk memposting sesuatu secara online saat berada di luar negeri, pastikan koneksi Anda aman. Kafe, toko, dan hotel menawarkan jaringan Wi-Fi tanpa jaminan. Pengguna harus sangat berhati-hati saat terhubung ke jaringan ini karena mudah dipantau. Peretas dapat memposisikan diri sebagai hotspot Wi-Fi atau menggunakan perangkat lunak khusus untuk mencuri data dari jaringan yang tidak terlindungi. Salah satu cara terbaik untuk menggunakan Wi-Fi publik dengan aman adalah dengan memasang VPN [virtual private network].

DAILY MAIL

Pilihan editor: Alasan Mengapa Pakai Tas Ransel Lebih Asyik daripada Koper saat Liburan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *